Rumah atau pemukiman adalah tempat yang dibuat manusia sebagai tempat berlindung dan tinggal, dimana harus memberikan rasa aman dan nyaman. Namun demikian rumah juga menjadi tempat bagi mahluk yang lain sebagai tempat untuk menetap, bereproduksi dan mencari sumber makanan dari sisa – sisa atau dari makanan yang disimpan oleh penghuni.

Mengapa pengendalian hama penting untuk Anda ?

Secara umum jenis hama pemukiman ada lima meliputi semut, kecoa, tikus, lalat dan nyamuk. Keberadaan lima hama umum tersebut diatas dapat menjadi vector penyakit. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh hama tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Semut, lalat dan kecoa berpotensi sebagai vektor penyakit Salmonellosis, diare, disentri dan hepatitis.
  • Nyamuk dapat menjadi vektor penyakit demam berdarah dengue, malaria, filariasis atau kaki gajah dan chikungunya.
  • Tikus sebagai vektor penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh urine tikus.

Pengendalian hama pemukiman dapat dilakukan dengan cara preventif atau pencegahan dan dengan cara kuratif atau pembasmian.

Tindakan preventif untuk lalat misalnya dengan cara memasang lampu penangkap lalat atau flycatcher atau insect killer. Pada akses utama ruangan yang selalu terbuka dengan memasang air curtain (tirai udara) atau plastic curtain (tirai plastic).

Berikut kami paparkan sekilas mengenai beberapa hama selain rayap yang populer di masyarakat, diantaranya :

  1. Kecoa, secara jumlah mungkin ada 4000 jenis kecoa dan yang dianggap hama sekitar 40 jenis kecoa saja, sementara yang lainnya tidak. Beberapa jenis kecoa yang umum diantaranya :
    1. Kecoa Jerman (Blatella Germanica), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 10 – 15 mm
      • Mempunyai 2 garis melintang gelap pada pronotum (pelindung kepala)
      • Warna kecoa jantan coklat kekuning-kuningan dan lebih panjang sementara betina lebih berwarna gelap dan perut lebih gemuk.
      • Biasanya sebagai hama utama di restoran dan hotel dan senang di tempat yang gelap dan terpencil seperti di bawah perabotan rumah atau lemari dan peralatan lainnya.
    2. Kecoa Amerika (Periplaneta Americana), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang kecoa dewasa mencapai 30 – 35 mm
      • Warna merah kontras sampai coklat tua
      • Menyukai lingkungan yang lembab seperti saluran air dan got – got.
    3. Kecoa Australia (Periplaneta Australasiae), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang kecoa dewasa mencapai 27 – 33 mm
      • Warna coklat dan ada garis kuning pucat pada sisi sayap depan.
      • Habitat hidup sekeliling bangunan dan dalam rumah.
    4. Kecoa bergaris coklat (Supella longipalpa), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang kecoa dewasa mencapai 10 – 14 mm
      • Terdapat garis – garis berwarna kuning coklat sepanjang perut.
      • Habitat hidup di lingkungan hangat dan lembab seperti selokan dan saluran air.
  2. Lalat, beberapa jenis lalat ada sesuai dengan ketertarikan dan habitat mereka, identifikasi yang benar mengenai jenis lalat dapat membantu penanganan yang tepat untuk penaggulangannya, rata – rata mereka hidup 30 hari sampai menjadi dewasa dan melalui 4 tahap siklus yang sempurna yaitu telur, larva, pupa dan dewasa, secara umum jenis lalat yang dapat ditemukan di lingkungan kita dapat diklasifikasikan menjadi :
    1. Lalat hijau (Calliphora vomitoria), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 0,25 inchi – 0,5 inchi.
      • Berwarna biru mengkilat.
      • Sering ditemukan sekitar sampah, kotoran hewan, hewan mati.
      • Berkembang biak pada daging
    2. Lalat rumah (musca domestica), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Sering ditemukan di segala tipe bangunan
      • Tertarik pada semua jenis makanan, baik makanan hewan maupun makanan manusia juga sisa makanan.
      • Panjang 5 – 8 mm
      • Rongga dada berwarna abu – abu dan perut kuning
    3. Lalat buah (drosophila species), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Biasa ditemukan berkerumun di sekitar buah atau tempat fermentasi buah
      • Berwarna kuning coklat atau belang – belang, warna mata merah terang
      • Panjang 3 mm.
      • Perut menggantung di penerbangan yang lambat.
      • Berkembang biak pada buah yang busuk atau saluran air yang tidak bersih
    4. Lalat hewan ternak (family tabanidae), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Biasa ada di sekitar peternakan dan menggigit hewan.
      • Gigitan pada hewan yang terus menerus dapat mengurangi berat badan hewan
      • Panjang mencapai 25 mm
      • Berwarna hitam sampai coklat tua
      • Mata berwarna hijau atau hitam.
    5. Lalat limbah (psyhodidae), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 2 mm
      • Tubuh berwarna abu – abu.
      • Sayap ditumbuhi rambut dan jika hinggap sayap membentuk limas.
  3. Nyamuk, ada beberapa jenis, diantaranya :
    1. Nyamuk aedes (aedes aegipty), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Nyamuk dewasa berwarna hitam dan putih.
      • Dapat terbang jarak pendek antara 50 – 100 meter, larva mengambang 45˚ pada permukaan air
      • Berkeliaran ketika ada perubahan intensitas cahaya yaitu setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam.
    2. Nyamuk anopheles (anopheles Spp), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 0,25 inchi – 0,5 inchi.
      • Nyamuk dewasa pucat dan gelap pada sayap
      • Larva sejajar pada permukaan air.
    3. Nyamuk culex (culex Spp), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Sering menggigit pada malam hari dan bias tinggal sebelum atau sesudahnya di dalam ruangan yang sama.
      • Berwarna kusam dan perut agak tumpul.
      • Sering ditemukan sekitar sampah, kotoran hewan, hewan mati.
      • Panjang 3-4 mm
      • Vektor penyakit Japanesse B. Encephalitis.
  4. Semut yang dapat ditemukan di lingkungan kita dapat diklasifikasikan menjadi :
    1. Semut api (solenopsis Spp), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 0,125 inchi – 0,25 inchi.
      • Berwarna coklat tembaga pada kepala dan tubuh, dan perut lebih gelap
      • Hama utama pertanian, dapat menghancurkan tanaman dan menyerang pemukiman.
      • Sarang berupa gundukan  + 40 cm.
      • Gigitan pada manusia terasa sakit dan timbul bentol dan hilang dalan 2 hari
    2. Semut rumah (tapinoma sessile), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 0,125 inchi.
      • Berwarna hitam atau coklat.
      • Biasa memakan makanan bergula di rumah dan makanan peliharaan.
      • Bersarang pada tumbuhan atau pada tempat – tempat tersembunyi.
    3. Semut pharaoh (monomorium pharaonis), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 1.5 mm – 3 mm.
      • Jantan berwarna hitam bersayap dan jarang terlihat.
      • Lokasi sarang jauh dalam rongga bangunan yang panas
    4. Semut Kayu (camponotus pensylvanicus), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 0,25  – 0,5 inchi.
      • Berwarna hitam atau hitam merah
      • Mempunyai 6 kaki.
      • Biasa terdapat pada kayu – kayu kering atau kayu lembab karena kebocoran air.
      • Tidak menyengat
  5. Tikus,beberapa tanda-tanda kehadiran tikus dapat diketahui dari adanya dropping (ceceran kotoran tikus), suara cakaran pada atap, kerusakan dan sarang, secara umum di lingkungan sekitar kita ditemukan beberapa jenis tikus, diantaranya :
    1. Tikus atap (Rattus rattus), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang 16 – 24 cm.
      • Ekor lebih panjang daripada tubuhnya
      • Telinga besar, hidung lancip dan badan ramping.
      • Lincah dan bisa mendaki dengan baik.
      • Peka terhadap suara dan akan selalu waspada.
    2. Tikus got (Rattus norvegicus), ciri – ciri umum diantaranya :
      • Panjang sampai 40 cm.
      • Lebih senang hidup dalam tanah dan liang
      • Telinga kecil, hidung tumpul.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

23:57